PAKJO - Sebanyak 60 anak didik Lembaga Pemasyarakatan (Andikpas) Klas II A
Pakjo Palembang, kemarin malam (4/5) sekitar pukul 19.30 WIB, mengikuti
zikir bersama. Kegiatan yang diadakan pihak lapas di halaman Lapas Pakjo ini
berlangsung khidmat.Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Anak Ahmad Faedoni
SH MH, mengatakan, zikir bersama merupakan kegiatan yang sering dilakukan
karena sudah diprogramkan. Tujuannya, untuk membuat andikpas lebih mendekatkan
diri pada Allah swt. “Insya Allah dengan adanya kegiatan zikir bersama, mereka
lebih dekat dengan Allah dan lebih taat dalam beribadah,” ujarnya.Menurutnya,
kegiatan tersebut juga bekerja sama dengan Yayasan Rumah Tahfiz Palembang yang
dipimpin Ustaz Yusuf Masyur dan mahasiswa-mahasiswi Unsri yang sedang melakukan
praktik pelatihan lapangan di wilayah Pakjo. “Alhamdulillah banyak pihak yang
ikut serta membantu kegiatan ini, semoga untuk ke depan zikir bersama akan terus
dilakukan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, ke depan Lapas Pakjo ini berencana
mengadakan program pesantren kilat dan mengajak andikpas melakukan khatam
Alquran. “Dengan begitu, mereka ini tidak buta huruf Alquran dan senantiasa
berada di jalan Allah swt,” pungkasnya. (cj4/via/ce5)
PAKJO - Sebanyak 60 anak didik Lembaga Pemasyarakatan (Andikpas) Klas II A
Pakjo Palembang, kemarin malam (4/5) sekitar pukul 19.30 WIB, mengikuti
zikir bersama. Kegiatan yang diadakan pihak lapas di halaman Lapas Pakjo ini
berlangsung khidmat.Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Anak Ahmad Faedoni
SH MH, mengatakan, zikir bersama merupakan kegiatan yang sering dilakukan
karena sudah diprogramkan. Tujuannya, untuk membuat andikpas lebih mendekatkan
diri pada Allah swt. “Insya Allah dengan adanya kegiatan zikir bersama, mereka
lebih dekat dengan Allah dan lebih taat dalam beribadah,” ujarnya.Menurutnya,
kegiatan tersebut juga bekerja sama dengan Yayasan Rumah Tahfiz Palembang yang
dipimpin Ustaz Yusuf Masyur dan mahasiswa-mahasiswi Unsri yang sedang melakukan
praktik pelatihan lapangan di wilayah Pakjo. “Alhamdulillah banyak pihak yang
ikut serta membantu kegiatan ini, semoga untuk ke depan zikir bersama akan terus
dilakukan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, ke depan Lapas Pakjo ini berencana
mengadakan program pesantren kilat dan mengajak andikpas melakukan khatam
Alquran. “Dengan begitu, mereka ini tidak buta huruf Alquran dan senantiasa
berada di jalan Allah swt,” pungkasnya. (cj4/via/ce5)
Ia menambahkan, ke depan Lapas Pakjo ini berencana mengadakan program pesantren kilat dan mengajak andikpas melakukan khatam Alquran. “Dengan begitu, mereka ini tidak buta huruf Alquran dan senantiasa berada di jalan Allah swt,” pungkasnya. (cj4/via/ce5)
PALEMBANG - Berawal sebagai media untuk menyalurkan kreativitas anak didik, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Anak Pakjo membuat sebuah komik. Komik yang dibuat ini dinamakan komik curhat yang berisi ungkapan isi hati dan perasaan dari para anak didik Lapas kelas II Pakjo melalui sebuah cerita bergambar.“Mereka ini di dalam penjara dalam waktu lama, tentu mengalami kejenuhan. Untuk itu disalurkanlah dalam sebuah media yaitu komik,” terang Kepala Lapas Anak, Pujo Harinto, dalam peluncuran soft launching komik curhat di Rutan Pakjo Palembang, kemarin (31/10).Komunitas komik ini berjumlah 30 orang yang dinamai Kompak (Komunitas Obak Muda Pakjo). Isi komik sendiri antara lain bertema pengalaman anak didik hingga berada dalam penjara, kerinduan mereka dengan dunia luar, maupun ungkapan jati diri mereka. “Dengan adanya komunitas komik ini diharapkan mampu membuat anak didik semangat dalam berkreasi dan berkarya, mengasah bakat seni, serta menyalurkan emosi dalam bentuk positif. Selain itu dengan adanya program ini dapat mengurangi tingkat kekerasan dalam lapas,” jelasnya.Pembuatan komik ini nantinya akan dibukukan dan dipamerkan pada bulan Desember mendatang dalam sebuah pameran di Benteng Kuto Besak (BKB). Setelah dipamerkan pada masyarakat, hasil karya anak didik ini juga diharapkan dapat menjadi pelajaran bagi anak-anak yang lain agar tidak terjerumus kepada keasalahan yang sama.Pembuataan komik Kompak ini telah dilaksanakan sejak Sabtu lalu (27/10) dan telah menghasilkan beberapa lembar cerita. Dalam pembuatannya, bekerja sama dengan lembaga swadaya masyarakat Rumah Tanpa Jendela dan Yayasan Bunda Eva.“Program ini tak akan berjalan tanpa bantuan pihak luar. Untuk itu kami sangat berterima kasih kepada Yayasan Bunda Eva yang telah menjadi sponsor dalam pembuatan komik ini," tambahnya.Terpisah, Kepala LSM RTJ yang berasal dari Jakarta, Abdul Rahman Saleh mengungkapkan bahwa pihaknya hanya bertugas untuk memfasilitasi dan membimbing para anak didik untuk membuat komik. Sehingga komik-komik yang dibuat anak didik lapas lebih baik dan terstruktur. “Kalau untuk skill anak lapas Palembang cukup berbakat, dan tidak ada kesulitan yang berarti dalam mengajari mereka. Selain itu mereka juga lebih terbuka dan jujur dalam menuangkan isi hati mereka ke bentuk komik, sehingga hasil yang dibuat juga lumayan bagus,” terangnya.Selain acara soft launcing komik Curhat, juga digelar tausyiah dari ustaz Jaka Tingkir yang diselanggarakan di halaman Rutan kelas I Pakjo. Acara juga sangat menghibur bagi narapidana, tahanan penghuni rutan dan anak didik dari lapas anak yang hadir lantaran dipandu oleh trio MC kocak asal Palembang, Cek Mila, Cek Daus, dan Yai Najib.Di akhir acara juga terdapat door prize untuk para penghuni rutan yang berhadiah tv, kipas angin dan lainnya. Para penghuni rutan juga dipersilakan bernyanyi dan berjoget ria di akhir acara yang membuat suasana menjadi lebih dekat dan hangat antara penghuni rutan dan petugas.(gti/cj10/ce2)
Sumber Berita : http://sumeks.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=1828:komik-curhat-isi-hati-penghuni-lapas-anak-&catid=61:slide-news
SEANDAINYA AL-QUR'AN BISA BICARA, INILAH YANG DIKATANYA KEPADA KITA
Bismillah,
Dengan wudu' aku kau sentuh dalam keadaan suci
Aku kau pegang, kau junjung dan kau pelajari
Aku engkau baca dengan suara lirih ataupun keras setiap hari
Setelah usai engkaupun selalu menciumku mesra
Sekarang engkau telah dewasa...
Nampaknya kau sudah tak berminat lagi padaku...
Apakah aku bacaan usang yang tinggal sejarah...
Menurutmu barangkali aku bacaan yang tidak menambah pengetahuanmu
Atau menurutmu aku hanya untuk anak kecil yang belajar mengaji saja?
Sekarang aku engkau simpan rapi sekali hingga kadang engkau lupa dimana menyimpannya
Aku sudah engkau anggap hanya sebagai perhiasan rumahmu
Kadangkala aku dijadikan mas kawin agar engkau dianggap bertaqwa
Atau aku kau buat penangkal untuk menakuti hantu dan syetan
Kini aku lebih banyak tersingkir, dibiarkan dalam kesendirian dalam kesepian
Di atas lemari, di dalam laci, aku engkau pendamkan.
Dulu...pagi-pagi...surah-surah yang ada padaku engkau baca beberapa halaman
Sore harinya aku kau baca beramai-ramai bersama temanmu di surau.....
Sekarang... pagi-pagi sambil minum kopi...engkau baca Koran pagi atau nonton berita TV
Waktu senggang..engkau sempatkan membaca buku karangan manusia
Sedangkan aku yang berisi ayat-ayat yang datang dari Allah Yang Maha Perkasa.
Engkau campakkan, engkau abaikan dan engkau lupakan...
Waktu berangkat kerjapun kadang engkau lupa baca pembuka surahku (Basmalah)
Diperjalanan engkau lebih asyik menikmati musik duniawi
Tidak ada kaset yang berisi ayat Alloh yang terdapat padaku di laci mobilmu
Sepanjang perjalanan radiomu selalu tertuju ke stasiun radio favoritmu
Aku tahu kalau itu bukan Stasiun Radio yang senantiasa melantunkan ayatku
Di meja kerjamu tidak ada aku untuk kau baca sebelum kau mulai kerja
Di Komputermu pun kau putar musik favoritmu
Jarang sekali engkau putar ayat-ayatku melantun
E-mail temanmu yang ada ayat-ayatkupun kadang kau abaikan
Engkau terlalu sibuk dengan urusan duniamu
Benarlah dugaanku bahwa engkau kini sudah benar-benar melupakanku
Bila malam tiba engkau tahan nongkrong berjam-jam di depan TV
Menonton pertandingan Liga Italia , musik atau Film dan Sinetron laga
Di depan komputer berjam-jam engkau betah duduk
Hanya sekedar membaca berita murahan dan gambar sampah
Waktupun cepat berlalu...aku menjadi semakin kusam dalam lemari
Mengumpul debu dilapisi abu dan mungkin dimakan kutu
Seingatku hanya awal Ramadhan engkau membacaku kembali
Itupun hanya beberapa lembar dariku
Dengan suara dan lafadz yang tidak semerdu dulu
Engkaupun kini terbata-bata dan kurang lancar lagi setiap membacaku.
Apakah Koran, TV, radio , komputer, dapat memberimu pertolongan ? Bila
engkau di kubur sendirian menunggu sampai kiamat tiba Engkau akan
diperiksa oleh para malaikat suruhanNya
Hanya dengan ayat-ayat Allah yang ada padaku engkau dapat selamat melaluinya.
Sekarang engkau begitu enteng membuang waktumu...
Setiap saat berlalu...kuranglah jatah umurmu...
Dan akhirnya kubur sentiasa menunggu kedatanganmu..
Engkau bisa kembali kepada Tuhanmu sewaktu-waktu
Apabila malaikat maut mengetuk pintu rumahmu.
Bila aku engkau baca selalu dan engkau hayati...
Di kuburmu nanti....
Aku akan datang sebagai pemuda gagah nan tampan
Yang akan membantu engkau membela diri
Bukan koran yang engkau baca yang akan membantumu Dari perjalanan di alam akhirat
Tapi Akulah "Qur'an" kitab sucimu
Yang senantiasa setia menemani dan melindungimu
Peganglah aku lagi . .. bacalah kembali aku setiap hari
Karena ayat-ayat yang ada padaku adalah ayat suci
Yang berasal dari Alloh, Tuhan Yang Maha Mengetahui
Yang disampaikan oleh Jibril kepada Muhammad Rasulullah.
Keluarkanlah segera aku dari lemari atau lacimu...
Jangan lupa bawa kaset yang ada ayatku dalam laci mobilmu
Letakkan aku selalu di depan meja kerjamu
Agar engkau senantiasa mengingat Tuhanmu
Sentuhilah aku kembali...
Baca dan pelajari lagi aku....
Setiap datangnya pagi dan sore hari
Seperti dulu....dulu sekali...
Waktu engkau masih kecil , lugu dan polos...
Di surau kecil kampungmu yang damai
Jangan aku engkau biarkan sendiri....
Dalam bisu dan sepi....
Mahabenar Allah, yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.
Ya Allah... bantu kami untuk mempertanggung-jawabkan kelalaian kami terhadap kitab suciMu... pada hal dengan selalu membacanya keridhoanMu akan Kau berikan pada kami...
Palembang, Rabu 20
juni 2012 Direktur Jenderal
Pemasyarakatan Bapak SIHABUDIN, B.cIP, SH, MH melakukan kunjungan kerja
dinas pemantauan, pembinaan, dan pengendalian di Lingkungan Kementerian Hukum
dan HAM Sumatera Selatan sekaligus meresmikan pengukuhan satuan tugas
pengamanan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Selatan dimana
pada acara nya tersebut yang dihadiri pula oleh Kepala Kantor Wilayah (RINTO
HAKIM, SH.,MH) sebagai pembina di wilayah, Kepala Divisi Pemasyarakatan
(ABDURRAHMAN SHOHIH, Bc.IP, SH.,MH) penanggung jawab satuan pengamanan, Kepala
divisi administrasi (Elfinur Bermawi, SH.,MH) dan para Pejabat Struktural di
jajaran Kantor Wilayah kementerian Hukum dan HAM Sumsel Serta Kepala Upt
Pemasyarakatan, Rutan, dan Cabang Rutan diperagakan kemampuan Regu PHH dan URC
dalam mengantisipasi huru hara yang mungkin terjadi di Lingkungan Lapas serta
diperagaan bela diri perorangan . Selanjutnya pada pukul 3 sorenya dilanjutkan dengan breefing oleh Bapak
SIHABUDIN, B.cIP, SH, MH didampingi oleh Kepala Kantor Wilayah dan Kepala
Divisi Pemasyarakatan memberikan pengarahan kepada para Kepala Upt dan Pejabat
Struktural di lingkungan Pemasyarakatan sebagai bekal meningkatkan prestasi
kerja dan menyatukan tekad melaksanakan 8(delapan) langkah perubahan di era
zona wilayah bebas korupsi sebagai implementasi laju percepatan Reformasi
Birokrasi (RB). Pagi tadi, senin 18 Juni 2012 pukul 10.00 WIB bertempat di Lembaga Pemasyarakatan Anak Klas.IIA Palembang dilangsungkan acara pelantikan jabatan Eselon IV , yaitu : Kepala sub bagian Tata Usaha dan Kepala Seksi Bimbingan anak didik. yang langsung dilantik oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan Anak Klas.IIA Palembang.
Bedasarkan Keputusan SEKRETARIS JENDERAL KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI IVANUSIA REPUBLIK INDONESIA, Nomor : SEK-14.KP 03 03 TAHUN 2012 Tentang Pengangkatan Dan Alih Tugas Pegawai Negeri Sipil Dalam Dan Dari Jabatan Struktural Eselon III, IV Dan V Di Lingkungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Jabatan yang dilantik pagi tadi , yaitu :
- Kepala sub bagian Tata Usaha : ILSONI JONIADI, SH yang menggantikan Pejabat Lama AHMAD FUAD, SH
- Kepala Seksi Bimbingan anak didik : AHMAD FUAD, SH yang menggantikan PEjabat Lama Haposan Silalahi Amd.IP S.Sos.
Acara berlangsung dengan Hikmad dengan dihadiri oleh sejumlah pegawai jajaran Lembaga Pemasyarakatan Anak Klas.IIA Palembang.
1. KEPALA SUB BAGIAN TATA USAHA LAPAS ANAK PLG ,Memliki Sasaran Kerja Tahun 2012 :
- Menetapkan Rencana Kerja Lapas Anak Klas.IIA Palembang
- Mengkordinasikan pendistribusian,pengelolaan arus surat masuk dgn sistem kartu kendali
- Mengkoordinasikan pengetikan surat-surat keluar di Lingkungan Lapas Anak Klas.IIA Palembang
- Mengkoordinasikan pengiriman surat keluar untuk memperlancar penyampaian informasi
- Mengklasifikasi arsip dan dokumentasi di Lingkungan Lapas Anak Klas.IIA Palembang
- Meneliti dan mengoreksi surat yang berkaitan dengan tugas kerumahtanggan yang diajukan oleh bawahan
- Menyelenggarakan pemeliharaan kendaraan dinas agar selalu dalam kedaan siap untuk digunakan
- Mengatur penggunaan kendaraan dinas untuk menunjang kelancaran tugas
- Meneliti berkas tagihan pemeliharaan alat perlengkapan kantor,gedung kantor, rumah dinas, dan biaya langganan listrik,air dan telepon untuk mendapatkan penyelesaian pembayaran
- Menyelenggarakan pelaksanaan penghapusan perlengkapan kantor dan kendaraan dinas
- Mengkoordinasikan pembuatan daftar gaji/lembur dan rapel pegawai di Lapas Anak Palembang
- Menyelenggarakan pengurusan perjalanan dinas dalam rangka kelancaran tugas
- Mengkoordinasikan pengelolaan daftar usulan kegiatan dan usulan proyek sebagai penerbitan DIK dan DIP
- Melakukan Pembayaran atas tagihan beban anggaran belanja rutin
- Memerikas dan meneliti surat pertanggungjawaban penggunaan anggaran rutin maupun proyek sesuai dengan bukti-bukti pengeluarannya
2. KEPALA URUSAN KEPEGAWAIAN LAPAS ANAK PLG, Memliki Sasaran Kerja Tahun 2012 :
- Menyusun Rencana Kerja Urusan Kepegawaian dan Keuangan
- Melakukan Pengelolaan DUK Pegawai Lapas Anak Klas.IIA Palembang
- Menyusun DUK Pegawai di Lingkungan Lapas Anak Klas.IIA Palembang
- Melaksanakan pecairan dana berdasarkan SPM yang diterima
- Menyusun Daftar nama pegawai yang akan mengalami kenaikan pangkat
- Menyusun Daftar nama pegawai yang akan mengalami kenaikanGaji berkala
- Melakukan pengusulan pengangkatan dalam jabatan stuktural
- Menyusun usul pemberian penghargaan tanda penghormatan pegawai Lapas Anak Klas.IIA Palembang
- Menyiapkan dan menyusun Laporan kepegawaian dan keuangan
- Menyiapkan data kepegawain dan usulan mengkikuti pendidikan dan latihan pegawai serta ujian dinas Tk.I dan II
- Melaksanakan pengusulan pensiun pegawai
- Melakukan pengawasan melekat (waskat) dalam lingkungan urusan kepegawaian dan keuangan
3. KEPALA URUSAN UMUM LAPAS ANAK PALEMBANG, Memliki Sasaran Kerja tahun 2012 :
- Menyusun Rencana Kerja Urusan Umum
- Melakukan Pendistribusian, Pengelolaan atas surat masuk dengan sistem kartu kendali
- Melakukan pengetikan surat surat keluar
- Melaksanakan pengiriman surat keluar
- Meneliti konsep pertanggungjawaban penggunaan biaya pengiriman surat dinas
- Menyusun arsip dan dokumen
- Mengatur kegiatan, pelayanan, peminjaman, penyimpanan dan pemeliharaan surat surat dan dokumen kantor
- Meneliti dan mengoreksi konsep surat
- Melaksanakan pemeliharaan kendaraan dinas agar siap untuk digunakan
- Mengatur biaya kendaraan dinas sebagai bahan pertanggungjawaban penggunaan kendaraan dinas
- Melakukan pemeliharaan perlengkapan kantor, gedung dan rumah dinas sesuai dengan anggaran yang telah ditetapkan
- Melakukan pemeliharaan pesawat telepon, listrik, air dan kebersihan ruangan
- Mengajukan tagihan pemeliharaan perlengkapan kantor, gedung kantor, rumah dinas dan biaya langganan telepon
- Mengajukan penghapusan atau penjualan perlengkapan kantor dan kendaraan dinas sesuai dengan peraturan yang berlaku
- Menyusun daftar usulan proyek sebagai bahan penyediaan pembangunan
- Mengelolala daftar usulan proyek sebagai dasar penerbitan DIP
- Menyiapkan bahan tanggapan Rastaf sebagai bahan petunjuk penyelesaian masalah
- Melakukan penilaian pelaksanaan pekerjaan pegawai bahawan
- Menyiapkan dan menyusun laporan berkala urusan umum
- Melaksanakan pembinaan pegawai dilingkungan urusan umum
4. BENDAHARA PENGELUARAN LAPAS ANAK PALEMBANG, Memliki Sasaran Kerja tahun 2012 :
- Menyusun Rencana Kerja Bagian Keuangan perbendaharaan Lapas Anak Palembang
- Mempelajari standar, pedoman dan prosedur kerja serta peraturan perundangan yang berkaitan dengan tugas-tugas perbendaharaan
- Menyiapkan buku kas umum, buku bank, buku kas, buku pajak, buku persekot, buku kendali anggaran/buku pengawas anggaran dan buku pembantu lainnya setiap bulannya.
- Mempelajari dan mencermati DIPA, PO dan RO sebagai dasar untuk menyelesaikan tugas-tugasnya
- Membuat SPM-UP, SPM-GUP dan SPM-TUP dengan teliti dan benar untuk diajukan kepada Pejabat penandatangan SPM
- Menyimpan dana UP/TUP pada Bank Pemerintah dan atau uang yang dikelola sesuai dengan ketentuan yang berlaku
- Melakukan pembukuan atas setiap mutasi keuangan yang dikelola dengan teliti dan benar
- Meneliti dan mencermati keabsahan kelengkapan bukti-bukti dan surat-surat
pertangungjawaban yang masuk sebagai bahan pembayaran - Melakukan pembayaran uang atas tagihan dengan kelengkapan bukti-bukti dan telah disetujui oleh KPA ( Kuasa Pengguna Anggaran )
- Memungut, membukukan dan menyetorkan pajak-pajak atas tagihan yang dibayar
- Membuat Laporan Bulanan , Triwulan dan Semester untuk disampaikan kepada Kanwil, Bapedda dan KPPN.
- Menyiapkan dan menyusun laporan keuangan pada setiap akhir bulan
- Mengoperasikan Aplikasi SAKPA dan melakukan Rekonsiliasi Keuangan menggunakan Aplikasi SAKPA setiap awal bulan di KPPN antara SAI dan SAU serta Membuat Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Bendahara Pengeluaran ke KPPN setiap bulannya yang disampaikan bersamaan dengan laporan bulanan SAK
- Mengoperasikan Aplikasi SPM dan memasukkan Tagihan SPM ke Loket SPM di KPPN Memberikan bahan, data, dan informasi atas urusan keuangan kepada Tim Pemeriksa Keuangan atas dasar perintah atasan
- Menyimpan semua dokumen keuangan dengan aman dan rapi pada tempat yang telah disediakan
5. BENDAHARA PENERIMA LAPAS ANAK PLG, Memiliki Sasaran Kerja Tahun 2012 sebagai berikut :
- Menyusun Rencana Kerja
- Menerima, menyimpan, menyetorkan, menatausahakan, dan mempertanggungjawabkan uang pendapatan negara (PNBP)
- Melaksanakan rencana kegiatan unit kerja yang telah ditetapkan dalam ROPAK, POK dan DIPA
- Menyusun laporan PNBP Setiap bulannya.
- Melakukan penagihan atas PNBP baik yang bersifat umum maupun fungsional
- Menghimpun dan mendukumentasikan surat pertanggungjawaban pelaksanaan PNBP yang dipergunakan sesuai ketentuan yang berlaku
- Menyiapkan bahan penyusunan rencana penerimaan, membukukan dan melaporkan realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP)
- Membuat Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) PNBP ke KPPN setiap bulannya yang disampaikan bersamaan dengan laporan bulanan SAK
- Operator Aplikasi TPRPNBP (Target Pagu dan Realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak)
- Operator Aplikasi GPP 2011, dan sekaligus melaksanakan penyusunan daftar gaji, uang makan serta uang Insentif para pegawai di Lingkungan Lapas Anak Klas.IIA Palembang
- Melaksanakan pemtongan-pemotongan terhadap penghasilan para pegawai terkait dengan kegiatan yang memerlukan pemotongan gaji pegawai. Melaksanakan tugas – tugas sebagai bendahara penerima sesuai ketentuan
perundang – undangan yang berlaku
6.BENDAHARA PENGELUARAN PEMBANTU LAPAS ANAK PLG, Memiliki Sasaran Kerja Tahun 2012 sebagai berikut :
- Menyusun Rencana Kerja Bagian Keuangan perbendaharaan Lapas Anak Palembang
- Mempelajari standar, pedoman dan prosedur kerja serta peraturan perundangan yang berkaitan dengan tugas-tugas perbendaharaan
- Menyiapkan buku kas umum, buku bank, buku kas, buku pajak, buku persekot, buku kendali anggaran/buku pengawas anggaran dan buku pembantu lainnya setiap bulannya.
- Mempelajari dan mencermati DIPA, PO dan RO sebagai dasar untuk menyelesaikan tugas-tugasnya
- Membuat SPM-UP, SPM-GUP dan SPM-TUP dengan teliti dan benar untuk diajukan kepada Pejabat penandatangan SPM
- Menyimpan dana UP/TUP pada Bank Pemerintah dan atau uang yang dikelola sesuai dengan ketentuan yang berlaku
- Melakukan pembukuan atas setiap mutasi keuangan yang dikelola dengan teliti dan benar
- Meneliti dan mencermati keabsahan kelengkapan bukti-bukti dan surat-surat
pertangungjawaban yang masuk sebagai bahan pembayaran - Melakukan pembayaran uang atas tagihan dengan kelengkapan bukti-bukti dan telah disetujui oleh KPA ( Kuasa Pengguna Anggaran )
- Memungut, membukukan dan menyetorkan pajak-pajak atas tagihan yang dibayar
- Membuat Laporan Bulanan , Triwulan dan Semester untuk disampaikan kepada Kanwil, Bapedda dan KPPN.
- Menyiapkan dan menyusun laporan keuangan pada setiap akhir bulan
- Mengoperasikan Aplikasi SAKPA dan melakukan Rekonsiliasi Keuangan menggunakan Aplikasi SAKPA setiap awal bulan di KPPN antara SAI dan SAU serta Membuat Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Bendahara Pengeluaran ke KPPN setiap bulannya yang disampaikan bersamaan dengan laporan bulanan SAK
- Mengoperasikan Aplikasi SPM dan memasukkan Tagihan SPM ke Loket SPM di KPPN
- Memberikan bahan, data, dan informasi atas urusan keuangan kepada Tim Pemeriksa Keuangan atas dasar perintah atasan
- Menyimpan semua dokumen keuangan dengan aman dan rapi pada tempat yang telah disediakan
7.FUNGSIONAL UMUM KEPEGAWAIAN DAN KEUANGAN LAPAS ANAK PLG, Memiliki Sasaran Kerja Tahun 2012 sebagai berikut :
- Menyusun Rencana Kerja Urusan Kepegawaian dan Keuangan
- Melakukan Penyiapan bahan-bahan penyusunan DUK Pegawai Lapas Anak Klas.IIA Palembang
- Membantu dalam Penyusunan DUK Pegawai di Lingkungan Lapas Anak Klas.IIA Palembang
- Menyiapkan bahan-bahan penyusunan Daftar nama pegawai yang akan mengalami kenaikan pangkat
- Menyiapkan bahan-bahan penyusunan usul pengangkatan dalam jabatan stuktural
- Menyiapkan bahan-bahan penyusunan usul pemberian penghargaan tanda penghormatan pegawai Lapas Anak Klas.IIA Palembang
- Menyiapkan bahan-bahan penyusunan laporan kepegawaian dan keuangan
- Menyiapkan bahan-bahan penyusunan data kepegawain dan usulan mengkikuti pendidikan dan latihan pegawai serta ujian dinas Tk.I dan II
- Menyiapkan bahan-bahan penyusunan pengusulan pensiun pegawai
- Menyiapkan hasil absensi Finger print Para Pegawai Lapas Anak Palembang
- Mengelola Aplikasi SIMAK dan Aplikasi Persediaan TA.2012
8.STAF URUSAN UMUM LAPAS ANAK PLG, Memiliki Sasaran Kerja Tahun 2012 sebagai berikut :
- Menyusun rencana kerja Urusan Umum
- Menerima surat surat masuk, mencatat dlm kartu kendali, menyampaikan kepada atasan dan mendistribusikan pada yg bersangkutan
- Menyelenggarakan kearsipan dan dokumen dokumen di lingkungan urusan umum
- Melaksanakan penghapusan atau penjualan perlengkapan kantor dan kendaraan dinas sesuai peraturan yg berlaku
- Menyelenggarakan kepengurusan perjalanan dinas untuk kelancaran tugas
- Menyusun laporan berkala urusan umum
PERNAK - PERNIK JAJARAN TU LAPAS ANAK PALEMBANG :
Kemenkumham Mendapat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Atas Laporan Keuangan Tahun 2011
Jakarta – Dalam kurun waktu dua tahun terakhir ini, Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) secara berturut-turut mendapatkan opini atas Laporan Keuangan Tahun 2009 dan 2010 dengan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Dengan Paragraf Penjelasan, setelah pada tahun-tahun sebelumnya mendapatkan opini Disclaimer. Namun pada tahun 2012 ini, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian atas Laporan Keuangan Kemenkumham tahun 2011.
Dengan opini tersebut, BPK menilai Laporan Keuangan Kemenkumham telah menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material dalam posisi keuangan Kemenkumham dan realisasi anggaran per tanggal 31 Desember 2011. Peningkatan opini ini menunjukkan komitmen dan tekad yang kuat dari pimpinan dan segenap jajaran staf Kemenkumham dalam melakukan perbaikan tata kelola keuangan yang akuntabel dan transparan dengan berpedoman pada Standar Akuntansi Keuangan (SAK) dan menindaklanjuti seluruh rekomendasi perbaikan yang telah diberikan BPK.
Kendati mengalami peningkatan, hasil pemeriksaan tersebut mengungkapkan masih adanya beberapa kelemahan Sistem Pengendalian Intern (SPI) walaupun tidak cukup materil di lingkungan Kemenkumham. Antara lain pencatatan dan pelaporan pendapatan belum sepenuhnya memadai, serta kesalahan dalam pembebanan mata anggaran belanja dan pelaporan persediaan belum tertib karena belum sempurnanya beberapa peraturan internal tentang pedoman penyusunan Laporan Keuangan dan Penatausahaan Barang Milik Negara di lingkungan Kemenkumham.
Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Amir Syamsudin yang hadir langsung dalam acara tersebut menyadari bahwa masih terdapat beberapa kelemahan dalam pengelolaan keuangan. "Hal ini tercermin dari hasil audit oleh rekan-rekan auditor yang menemukan beberapa indikasi penyimpangan yang disebabkan kekurangcermatan dan ketelitian dari para pengelola keuangan dan lemahnya SPI Pemerintah," katanya di Gedung BPK, Kamis (14/6).
Menkumham berharap dengan hasil Laporan Keuangan ini dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada segenap jajaran Kemenkumham. "Semoga ini merupakan wujud nyata dari komitmen kita semua dalam rangka menciptakan pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan transparan," ujarnya.
Anggota I BPK Moermahadi Soerja Djanegara yang menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan Atas Laporan Keuangan Kemenkumham kepada Menkumham mengapresiasi yang setinggi-tingginya kepada pimpinan dan segenap jajaran staf Kemenkumham atas prestasi tersebut. "Upaya perbaikan yang dilakukan terus-menerus selama tahun 2011 membuahkan hasil berupa Laporan Keuangan yang lebih dapat diandalkan, sehingga pada tahun 2012 ini BPK memberikan opini WTP atas Laporan Keuangan Kemenkumham tahun 2011," jelasnya.
Turut hadir dalam acara tersebut Sekretaris Jenderal Kemenkumham, Inspektur Jenderal Kemenkumham, Dirjen AHU, Dirjen Imigrasi, Dirjen HAM, Dirjen PP, Dirjen Pemasyarakatan, Dirjen HKI, Kepala BPSDM, beberapa pejabat eselon II di lingkungan Kemenkumham, serta Auditor Utama Keuangan Negara I BPK RI dan beberapa pejabat struktural di lingkungan AKN I BPK RI.
Sumber berita :
Kepala Divisi Pemasyarakatan (ABDURRAHMAN SHOHIH, Bc.IP, SH., MH) atas nama Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Selatan menghadiri acara Pisah Sambut dan Alih Tugas Kepala Cabang Rutan Pagar Alam. Kamis, 7 Juni 2012 didampingi oleh Ibu Wakil Ketua Dharma Wanita Pengayoman bersama, Kasubbag Humas dan Laporan (Zakariah, S.IP) acara Pisah Sambut dan Alih Tugas Kepala Cabang Rutan Pagar Alam dimulai pukul 9.oo WIB, berlangsung dengan hikmad, gembira dan penuh kekeluargaan. Turut hadir sebagai undangan Wakil Walikota Pagar Alam, Kapolres Pagar Alam serta Pejabat Pemerintah Daerah dan Unsur Muspida Kota Pagar Alam, acara diawali dengan Serah Terima Tanggung Jawab oleh Kepala Cabang Rumah Tahanan yang lama (Satriyo Waluyo, Bc.IP., SH., M.Si) dengan Kepala Kepala Cabang Rumah Tahanan yang baru (Hidayat, A.Md. IP., SH., MM) dengan penandatanganan berita Acara Serah Terima dilanjutkan dengan penyerahan Buku Memori Tanggung Jawab Kinerja Program dari Kepala Cabang Rumah Tahanan yang lama kepada Kepala Kepala Cabang Rumah Tahanan Pagar Alam yang baru dengan disaksikan oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan dan tamu undangan yang hadir.
Pada kesempatan Pisah Sambut Kepala Divisi Pemasyarakatan (ABDURRAHMAN SHOHIH, Bc.IP, SH., MH) atas nama Kepala Kantor Wilayah mengucapkan selamat datang kepada Kepala Cabang Rutan Pagar Alam yang baru (Hidayat, A.Md. IP., SH., MM) mengharapkan dapat mengabdikan diri sebagai pejabat kepala UNIT kami mengharapkan dalam melaksanakan tugas sebagai Kepala Cabang Rutan dapat berprestasi dengan baik dan selalau menjaga hubungan antar instansi berkoordinasi dengan jajaran muspida dan tetap menjaga loyalitas terhadap pimpinan untuk meneruskan Kinerja Program yang telah disusun oleh Pejabat yang lama seraya melakukan pembaharuan di Era Reformasi Birokrasi dengan upaya yang maksimal dan kepada Pak Satriyo Waluyo, Bc.IP., SH., M.Si kami mengucapkan Selamat Jalan untuk meneruskan pengabdian ke tempat tugas yang baru, semoga ditempat yang baru dapat lebih beprestasi dan dapat meningkat lagi karier kedinasannya. Acara selanjutnya ditutup dengan pemberian ucapan selamat kepada pejabat yang baru dan pemberian cindramata kepada pejabat yang lama dan dilanjutkan dengan acara hiburan orgen tunggal .
Pada hari Jum’at, 8 Juni 2012, Kepala Divisi Pemasyarakatan (ABDURRAHMAN SHOHIH, Bc.IP, SH., MH) atas nama Kepala Kantor Wilayah beserta rombongan menghadiri acara pisah sambut di Rumah Tahanan Klas II B Baturaja. Acara pisah sambutdan alih tugas Kepala Rutan Baturaja pada pukul 09.00 Wib, acara Pisah Sambut dan Alih Tugas berlangsung dengan hikmad, penuh dan keakraban rasa kekeluargaan. Hadir pada acara tersebut Kepala Cabang Rutan Muara Dua, Kepala Rupbasan Baturaja, Wakil Kepala Cabang Rutan Martapura, Purnabakti PNS Rutan Baturaja, Anggota DPRD Muara Enim dan tamu undangan serta Karyawan dan Karyawati Rutan Baturaja. Acara diawali dengan Serah Terima Tanggung Jawab oleh Kepala Rumah Tahanan yang lama (Suprapto, Bc.IP., SH) dengan Kepala Rumah Tahanan Negara Baturaja yang baru (Chaerul Umri, Bc.IP., SH ) dengan penandatanganan berita Acara Serah Terima dilanjutkan dengan penyerahan Buku Memori Tanggung Jawab Kinerja Program. Kepala Divisi Pemasyarakatan atas nama Kakanwil (ABDURRAHMAN SHOHIH, Bc.IP, SH., MH) mengucapkan Selamat Jalan untuk meneruskan pengabdian ke tempat tugas yang baru, semoga ditempat yang baru dapat lebih beprestasi dan dapat meningkat lagi karier kedinasannya Acara ditutup dengan pemberian ucapan selamat kepada pejabat yang baru dan pemberian cinderamata kepada pejabat yang lama dan dilanjutkan dengan acara hiburan orgen tunggal.
Sumber berita :
Humas- Jalan Merdeka Palembang. Senin, Tanggal 04 Juni 2012. Kepala Kantor Wilayah Rinto Hakim SH.MH. beserta rombongan Kepala Divisi Administrasi (Elfinur Bermawi, SH., MH), Kepala Divisi Pemasyarakatan (Abdurrahman Shohih, Bc.IP, SH., MH), Kepala Kantor Imigrasi (Heriyanto, SE., SH.,M.Si) dan KaUPT Pemasyarakatan se-kotamadya Palembang. Acara berlangsung jam 09.30 Wib dengan halaman sterill area Lembaga Pemasyarakatan Palembang acara Pisah Sambut dan Alih Tugas berlangsung penuh hikmah, ceria dan rasa kekeluargaan menghadirkan hiburan organ tunggal kota palembang. Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah (Rinto Hakim SH.MH) diawali dengan Serah Terima Tanggung Jawab oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan yang lama (Rosnaida, Bc.IP.SH) dengan Kepala Lembaga Pemasyarakatan yang baru (Rafni Trikorianty Irianta, Bc.IP., SH) dengan penandatanganan berita Acara Serah Terima dihadapan kepala Kantor Wilayah (sebagai inspentur upacara) dilanjutkan dengan penyerahan Buku Memori Tanggung Jawab Program Kinerja dari Kepala Lembaga Pemasyarakatan Wanita Palembang yang lama kepada Kepala Lembaga Pemasyarakatan Wanita Palembang yang baru dengan disaksikan oleh Kepala Kantor Wilayah dan undangan yang hadir.
Pada kesempatan Pisah Sambut kepala Kantor Wilayah mengucapkan selamat datang kepada Pejabat Kepala Lembaga pemasyarakatan klas IIa Palembang yang baru (Rafni Trikorianty Irianta, Bc.IP., SH) dibumi Sriwijaya dan mengharapkan dapat mengabdikan diri bergabung bersama kami menerapkan pengalaman-pengalaman selama menejabat di wilayah sebelumnya untuk meneruskan Kinerja Program yang telah disusun oleh Pejabat yang lama seraya melakukan pembaharuan di Era Reformasi Birokrasi dengan upaya yang maksimal dan kepada Rosnaida, Bc.IP.SH. yang kami tahu bahwa sebagai pejuang perintis berdirinya organisasi Lembaga Pemasyarakatan wanita klas IIa Palembang kami mengucapkan terima kasih atas prestasi yang telah disumbagsikan ke Bumi Sriwijaya ini sekaligus mengucapkan Selamat Jalan untuk meneruskan pengabdian ke wilayah Jawa Barat (Bandung) menjalankan tuntutan tugas negara yang embankan kepada ibu, semoga ditempat baru ini dapat lebih beprestasi dan dapat meningkat lagi karier kedinasannya. Acara selanjutnya panggung hiburan oleh karyawan karyawati bersama warga binaan wanita.
Sumber berita :
Kementerian Hukum dan HAM RI berkomitmen untuk mewujudkan Zona Integritas dalam rangka menuju wilayah bebas dari korupsi (WBK). Pengertian Zona Integritas adalah sebutan atau predikat yang diberikan kepada kementerian/lembaga/pemda (K/L/Pemda) yang pimpinan dan jajarannya mempunyai niat (komitmen) untuk mewujudkan birokrasi yang bersih dan melayani. Demikian ditekankan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan HAM Bambang Rantam Sariwanto ketika memimpin apel pagi Senin, 14 Mei 2012 di Gedung Utama Sekretariat Jenderal Kementerian Hukum dan HAM RI.
Saat ini telah dilakukan pengarahan dan bimbingan terhadap 17 Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM RI dengan narasumber Pejabat Eselon I di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM RI. Pembentukan Zona Integritas sendiri didasarkan pada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI Nomor 20 Tahun 2012 tentang Pedoman Umum Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi.
Dalam Peraturan Menteri tersebut dikatakan bahwa berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 5 tahun 2004 tentang Percepatan Pemberantasan Korupsi belum dapat dilaksanakan secara optimal oleh seluruh instansi pemerintah di pusat dan daerah. Salah satu instruksi yang minim sekali implementasinya adalah instruksi ke-5 kepada seluruh pimpinan instansi pemerintah di pusat dan daerah untuk melaksanakan program wilayah bebas dari korupsi (WBK). Hasil evaluasi memperlihatkan bahwa WBK hanya dapat terwujud apabila didahului dengan komitmen pemberantasan korupsi oleh seluruh unsur dalam instansi pemerintah atau kementerian/lembaga/pemerintah daerah (K/L/Pemda).
Komitmen pemberantasan korupsi sebagaimana disebutkan di atas, diwujudkan dalam bentuk Zona Integritas (ZI) dalam lingkup K/L/Pemda, yang dicirikan dengan adanya program pencegahan korupsi yang konkrit sebagai bagian dari upaya percepatan reformasi birokrasi dan peningkatan pelayanan publik, disertai dengan sosialisasi dan upaya penerapan program tersebut secara konsisten. Untuk mewujudkan ZI di lingkungan K/L/Pemda secara efektif, diperlukan pedoman yang menjadi acuan bagi seluruh K/L/Pemda. Sehubungan dengan itu, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PAN dan RB) menyusun Pedoman Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dengan melibatkan pihak terkait yaitu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Ombudsman Republik Indonesia (ORI).
Berdasarkan pedoman yang telah dibahas bersama oleh ketiga pihak tersebut, pimpinan instansi pemerintah (K/L/Pemda) melakukan pencanangan bahwa instansi yang dipimpinnya telah siap untuk menjadi ZI sebagai persiapan menuju WBK. Diharapkan, terbentuknya WBK pada berbagai K/L/Pemda akan mendorong percepatan pemberantasan korupsi melalui upaya yang bersifat pencegahan. Upaya ini diperlukan untuk mempercepat pencapaian indeks persepsi korupsi (IPK) Indonesia sehingga mencapai nilai 5,0 pada tahun 2014 sebagaimana ditetapkan dalam RPJMN II.
Pencanangan sebagai ZI diawali dengan penandatanganan Dokumen Pakta Integritas oleh pimpinan dan seluruh pegawainya, dan ditandai dengan penandatanganan deklarasi/pernyataan komitmen oleh pimpinan K/L/Pemda, dan dipublikasikan secara luas, dengan maksud agar semua pihak dapat memantau, mengawal, dan mengawasi, serta berperan serta dalam pelaksanaan program kegiatan pencegahan korupsi, reformasi birokrasi, dan peningkatan kualitas pelayanan publik yang telah ditetapkan, dengan harapan terwujudnya K/L/Pemda yang sungguh-sungguh berintegritas dan bebas dari korupsi.
Kementerian Hukum dan Ham RI dalam hal ini menyatakan telah siap/sanggup menjadi kementerian dengan predikat Zona Integritas, dengan dilakukannya penandatanganan Pakta Integritas oleh pimpinan di jajaran Sekretariat Jenderal dan Inspektorat Jenderal. Bahkan Inspektur Jenderal, Sam L Tobing, dalam kesempatan yang sama menyatakan bahwa Kementerian Hukum dan HAM siap mewujudkan pakta integritas di Kemenkumham secara 100%. Di tingkat pusat, pada saat yang sama juga telah dilakukan penandatanganan Pakta Integritas oleh Pejabat Eselon II di lingkungan Setjen dan Itjen.
Inspektur Jenderal mengatakan bahwa penetapan Zona Integritas merupakan kelanjutan dari berbagai prestasi yang telah diraih Kemenkumham sebelumnya. Selama dua tahun berturut-turut, 2010-2011, Kemenkumham telah meraih penilian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). "(Penilaian) Lakip kita juga mendapat nilai "B". Hanya ada 14 Kementerian/Lembaga yang meraih nilai "B". Prestasi lain adalah penilian PIAK dari KPK, kita saat ini meraih 6,09. Dua tahun lalu masih dua koma sekian," urai Irjen.
Daftar 17 Kantor Wilayah Zona Integritas:
1. Kanwil Kemenkumham Jawa Timur,
2. Kanwil Kemenkumham Jawa Barat,
3. Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta,
4. Kanwil Kemenkumham DI Yogyakarta,
5. Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah,
6. Kanwil Kemenkumham NTT,
7. Kanwil Kemenkumham NTB,
8. Kanwil Kemenkumham Kalimantan Barat,
9. Kanwil Kemenkumham Kalimantan Selatan,
10. Kanwil Kemenkumham Sulawesi Selatan,
11. Kanwil Kemenkumham Kepulauan Riau,
12. Kanwil Kemenkumham Riau,
13. Kanwil Kemenkumham Bali,
14. Kanwil Kemenkumham Sulawesi Utara,
15. Kanwil Kemenkumham Sulawesi Tengah,
16. Kanwil Kemenkumham Sulawesi Tenggara,
17. Kanwil Kemenkumham Sumatera Utara
Sumber berita :
Jakarta – Di tengah kunjungannya ke Jepang, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Hak Asasi Manusia (Balitbang HAM) Kementerian Hukum dan HAM Prof. Dr. Ramly Hutabarat meninggal dunia pada Selasa (05/06) di Tokyo, Jepang. Kepergian Ramly Hutabarat ke Jepang guna mendampingi Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsudin membahas penegakan hukum di Indonesia dengan pemerintah Jepang.
Jenazah pejabat yang juga merupakan Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia tersebut langsung dimandikan dan disholatkan di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Jepang pada hari yang sama dengan kepergiannya. Baru pada Rabu (06/06), jenazah ayah dari empat putri tersebut diterbangkan dari Jepang ke Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, yang tiba pada pukul 17.45.
Setibanya di Bandara Soekarno Hatta, jenazah diserahterimakan dari KBRI di Jepang kepada Kementerian Hukum dan HAM sebelum dibawa ke Graha Pengayoman Kementerian Hukum dan HAM untuk disemayamkan sekitar pukul 20.00 WIB. Jenazah disambut dengan haru oleh segenap pejabat maupun pegawai Kementerian Hukum dan HAM yang sudah menunggu kedatangan jenazah sejak sore hari.
Pada Kamis (07/05) pukul 10.00 WIB, Menteri Hukum dan HAM memimpin prosesi pemakaman jenazah pejabat yang lahir di Sibolga, pada 15 Maret 1953, tersebut. Jenazah dimakamkan di TPU Kedaung, Tangerang Selatan, yang berlokasi tidak berjauhan dengan kediaman Ramly Hutabarat beserta keluarga di Perumahan Kedaung Hijau, Pamulang, Tangerang.
Dalam sambutannya, Menteri Hukum dan HAM dengan tulus mengucapkan terima kasih serta memberikan penghormatan dan penghargaan yang tinggi atas dharma bhakti dan pengabdian almarhum Ramly Hutabarat pada Kementerian Hukum dan HAM dan Pemerintah. “Saya juga mengajak segenap warga Pengayoman untuk mendoakan almarhum, semoga di tempatkan di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah SWT sesuai dengan perjuangan, pengorbanan dan amal ibadahnya. Kepada keluarga almarhum yang ditinggalkan, kita mendoakan semoga Allah SWT senantiasa memberikan ketabahan dan kesabaran, serta dapat menerima kepergian almarhum dengan ikhlas dan tawakal,” tambah Menteri.
Usai Menteri memberikan sambutan, jenazah almarhum Ramly Hutabarat dimakamkan. Isteri dan keempat putri almarhum terlihat tabah dan tegar saat jenazah dikebumikan ke dalam liang lahat. Jenazah kemudian didoakan sebelum upacara pemakaman ditutup.
Selamat Jalan Pak Ramli. Semoga tenang di alam sana…
Sumber berita :
(Teks: Laila, Dok.: Zeqi, Tedy, Yosi, Zaka, Sn)
Pada sesi lainnya Bapak Ahmad Bustari juga menyampaikan hal-hal lain tentang zat-zat yang dapat mengurangi daya kerja otak dan tubuh dan menampilkan bentuk gambar tiga dimensi otak yang yang memakai narkoba dan yang tidak.
Sebelumnya, Gafatar Sumatera Selatan juga telah melakukan pembinaan dan pendidikan kepada anak-anak Lapas secara rutin setiap 3 hari dalam seminggu, dimana materi yang kami berikan adalah tentang Pancasila, Budaya Nusantara, Matematika, Bahasa Inggris, Komputer, dan Kesenian. Kegiatan ini terus berjalan sampai sekarang.
Acara penyuluhan ini merupakan kepedulian GafatarSumatera Selatan akan anak-anak Lapas yang mungkin merasa dikucilkan dari lingkungan sehingga rentan menggunakan narkoba sebagai jalan pintas. Di akhir acara Gafatar Sumatera Selatan menyerahkan tanda sebagai bentuk kenang-kenangan kepada pihak Lapas Anak Pakjo- Palembang dan kepada tim dari BNN.
Sumber berita :
http://gafatar.org/gerakan-fajar-nusantara-kesehatan/34/GAFATAR-Sumsel-dan-BNN-Beri-Penyuluhan-Narkoba-di-Lapas-Anak
Pada satu Jum’at, hari dimana Imam dan anaknya itu biasa keluar untuk membagi-bagikan buletin Islam itu, cuaca amat dingin dan hujan mulai turun.
Anak kecil itu mengenakan jas hujan seraya berkata “Ayah, Saya sudah siap..!”
Ayahnya terkejut dan berkata “Siap untuk apa?”.
“Lho, bukankah ini saatnya kita keluar untuk membagi-bagikan buletin Risalah Allah ini, ayah”
“Anakku! di luar hujan begitu lebat dan udara sangat dingin”
“Ayah, bukankah di sana masih ada manusia yang bisa tersesat dan masuk neraka ketika hujan turun?”
Ayahnya menambah “Iya, tapi Ayah tidak sanggup keluar dalam cuaca begini”
Dengan merajuk anaknya merayu “Ijinkan aku pergi ya, ayah?”
Ayahnya merasa agak ragu namun menyerahkan buletin-buletin itu kepada anaknya. “Pergilah nak dan berhati-hatilah. Allah bersamamu!”
“Terima kasih Ayah” Dengan wajah berseri-seri anak itu pergi meredah hujan dan tubuh kecil itu hilang dalam kelebatan hujan.
Anak kecil itu pun membagikan buletin tersebut kepada siapa saja yang dijumpainya. Begitu juga dia mengetuk setiap rumah dan memberikan buletin itu kepada penghuninya.
Setelah dua jam, hanya tersisa satu buletin “Jendela Surga” ada pada tangannya. Dia merasa tanggungjawabnya belum tuntas jika masih ada artikel di tangannya.
Dia berputar-putar ke sana ke mari mencari siapa yang akan diberi buletin terakhirnya itu namun gagal.
Akhirnya dia melihat satu rumah yang agak menjorok kedalam dari jalan itu, kemudian dia langkahkan kakinya menghampiri rumah itu. Begitu sampai di depan rumah itu, ditekannya bel rumah itu sekali. Ditunggunya sebentar, dan ditekan sekali lagi namun tiada jawaban. Diketuk pula pintu itu namun tidak juga ada jawaban.
Seolah ada sesuatu yang menahannya sehingga anak itu enggan pergi. Mungkin rumah inilah harapannya agar artikel ini diserahkan, pikirnya.. Dia pun mengambil keputusan menekan bel sekali lagi.
Akhirnya pintu rumah itu dibuka.
Di depan pintu berdiri seorang perempuan sekitar umur 50 tahun.
Wajahnya muram dan sedih. “Nak, apa yang bisa ibu bantu?”
“Ibu, maaf saya mengganggu, saya hanya ingin menyampaikan kabar gembira dari Allah. Karena sesungguhnya Allah amat sayang dan senantiasa memelihara Ibu. Saya datang hanya ingin menyerahkan buletin terakhir ini dan Ibu adalah orang yang paling beruntung”. Dia senyum dan tunduk hormat sebelum melangkah pergi.
“Terima kasih nak, Tuhan akan melindungi kamu” jawabnya dengan nada yang lembut.
Minggu berikutnya sebelum waktu shalat Jum’at dimulai, seperti biasa Imam naik ke atas mimbar untuk memberikan informasi tentang kegiatan di masjid itu seminggu terakhir. Sebelum selesai, dia bertanya ” Ada yang ingin bertanya sesuatu?”
Tiba-tiba ada yang bangun dengan perlahan dan berdiri. Dia seorang perempuan separuh baya.
“Maaf, saya rasa di masjid ini tidak ada yang mengenal saya. Saya tak pernah hadir ke majlis ini. Untuk anda sekalian ketahui, bahwa saya bukanlah orang Islam.
Suami saya meninggal beberapa tahun yang lalu dan meninggalkan saya seorang diri di dunia ini...” Air mata mulai menggenang di kelopak matanya.
“Pada hari Jum’at lalu saya mengambil keputusan untuk bunuh diri. Saya ambil kursi dan tali. Saya ikat ujung tali di eternit atas dan ujung satu lagi saya lilitkan di leher. Ketika saya hendak melompat, tiba-tiba bel rumah saya berbunyi. Saya tunggu sebentar, dengan anggapan, siapa pun yang menekan itu akan pergi jika tidak dijawab. Tetapi ia bunyi lagi. Kemudian saya mendengar ketukan dan bel ditekan sekali lagi”.
“Saya jadi penasaran siapakah yang datang, sehingga saya lepaskan tali di leher dan terus pergi ke pintu.”
“ Ternyata seorang anak kecil..! Seumur hidup belum pernah saya melihat anak yang semanis itu. Senyumannya benar-benar ikhlas dan suaranya seperti malaikat: “Ibu, maaf saya mengganggu, saya hanya ingin menyampaikan kabar gembira dari ALLAH karena sesungguhnya Allah amat sayang dan senantiasa memelihara Ibu...” Itulah kata-kata yang paling indah yang penah saya dengar”.
“Saya melihatnya pergi kembali menyusuri hujan. Saya kemudian menutup pintu, lalu membaca buletin jumat itu. Akhirnya kursi dan tali saya letakkan kembali ditempat semula.
“Aku tak memerlukan itu lagi..!”.
“Terima kasih Tuhan, sekarang saya telah menjadi tenang kembali dan bahagia.
Di belakang buletin terdapat alamat masjid ini, dan itulah sebabnya saya di sini hari ini, dan saya ingin masuk Islam...
Jika tidak disebabkan malaikat kecil yang datang pada hari itu tentu saya sudah menjadi penghuni neraka...”
Seluruh jamaah di masjid itu terpana mendengar cerita ibu itu. Tanpa terasa air mata mereka meleleh di pipi. Tiba-tiba terdengar mereka bertakbir: “ALLAHU AKBAR...!”
Sang Imam lantas turun dari mimbar, mendatangi anaknya yang ada di bawah mimbar, kemudian ia peluk anaknya dengan erat. Tak terasa air matanya pun mengalir...
Hari Jum’at ini adalah hari paling indah dalam hidupnya. Tiada anugerah yang amat besar dari hari ini. Yaitu anugerah yang sekarang berada di dalam pelukannya. Seorang anak sholeh yang berbudi pekerti luhur. “Ia adalah malaikat kecilku...”
Biarkanlah air mata itu menetes.
Air mata itu anugerah ALLAH kepada makhlukNya yang penyayang...
Ustadz Syamsul Balda
**) alhamdulillah kebagian arimatanya... subhanallah...





